“Perfection” menjadi halangan untuk bereksplorasi

Perfection atau dalam kata lain Kesempurnaan merupakan kata sifat yang menjadi penyebab terbenturnya sebuah ide untuk dimunculkan. Kata kesepurnaan ini sebenarnya tidak pernah dapat ternilai karena dalam sebuah kesempurnaan masih banyak lagi kesempurnaan lain yang tak kan pernah habis “Diatas langit masih ada langit”.

Ketika Sebuah Kesempurnaan menjadi sebuah acuan dalam berkarya, maka karya itu tidak akan pernah mencapai kata produksi akhir. Sebuah karya dikatakan sempurna apabila sudah tidak ada lagi tandingannya. Namun, karya manusia tidak ada yang sempurna karena kesempurnaan hanya milik Allah. Atas izin-Nya lah manusia dapat berkarya.

Seorang Seniman (Pelukis), membuat sebuah karya dalam selembar canvas. Ia menggunakan berbagai bahan untuk menciptakan sebuah karya yang indah. Ia merasa karyanya itu Indah dan merupakan sebuah karya yang paling indah yang Ia ciptakan. Namun, ketika datang seorang anak kecil yang belum mengerti terhadap unsur seni akan mengatakan bahwa karya sang seniman itu buruk. Dan dengan kejujurannya ia berkata “Mama, itu gambar apaan? Jelek Banget”.

Oleh karena itu, sebuah kesempurnaan tidak dapat diciptakan dan dinilai oleh manusia. Kesempurnaan hanya milik Allah. Jadi berkaryalah sebebas mungkin keluarkan apa yang ada dalam pikiran. Jangan berharap kesempurnaan akan karya Anda, tapi berharaplah karya anda menjadi karya yang bermanfaat bagi orang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s