“Sang Kreatif”

Sang KreatifHanya inilah Apresiasi yang dapat saya berikan pada sang Pembimbing saya dalam dunia pendidikan. Ia mampu memberikan motivasi pada saya untuk tetap bersemangat dalam menggapai cita-cita. “Sang Kreatif” merupakan panggilan yang pantas bagi sang guru yang sangat kreatif dalam mendidik muridnya.

Saya hanyalah seorang anak desa yang tidak tahu apa-apa tentang dunia luar. Saya terisolasi dalam sebuah kecamatan yang sulit untuk digapai. memang jalan telah Hotmix, namun dalam hotmix itu banyak sekali lubang, hehehe🙂

Dulu, se-masa saya sekolah di SMA Negeri 1 Malingping, saya di didik untuk menjadi seseorang yang kreatif berani melawan peraturan, berani mengeluarkan ide, berani membantah pendapat orang dan pokoknya harus menjadi orang yang berani dan kreatif. Di sekolaj ini pula saya diarahkan untuk dapat menyalurkan bakat saya. pada angkatan saya, entah alasanya apa Sang Kreatif mengusulkan penambahan matapelajaran dalam kurikulum sekolah. Ia memasukan pendidikan Gambar Teknik dalam pelajaran Seni untuk Jurusan IPA yang notabene tidak pernah saya lihat di sekolah lain. Ini memberikan jalan pada saya untuk lebih mengenal dunia ini. Menggambar, Mengeluarkan ide kreatif dan Berinovasi. Bakat ini tak akan mampu saya salurkan jika tidak ada rangsangan dari Sang Kreatif. Sehingga saya menjadi asisten Sang Kreatif pada masa itu.

Pada saat pemilihan Universitas, Ia memberikan gambaran pada saya tentang beberapa jurusan yang cocok untuk saya. Namun, kembali pada sulitnya memperoleh informasi di daerah tersebut. “Be an Architect” memang telah menjadi impian saya sejak kecil. menonton pekerja bangunan yang sedang membangun rumah orang tua saya menjadi kegiatan yang mengasyikan saat saya duduk di sekolah dasar. Dan tidak salah lagi, Sang Kreatif menganjurkan saya untuk mengambil jurusan Arsitektur. Dan di sekolah saya hanya ada satu Universitas yang menyediakan jurusan Arsitektur memberikan kesempatan PMDK pada siswa lulusan disana. dan akhirnya saya mendaftarkan diri dalam ajang seleksi tanpa test itu. Dengan bermodal raport tanpa piagam yang berharga saya mendaftar di Universitas itu. Dan akhirnya saya masuk dalam kandidat terseleksi yang diterima di Universitas itu. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) namanya.

Tidak sampai disitu. Selama kuliah saya sering mendapatkan mentor dari Sang Kreatif  baik melalui telepon atau pun face to face dikala saya libur kuliah. Sungguh sebuah pertolongan yang sangat berarti bagi saya. Hingga dapat dikatakan tidak malu-maluin  Almamater. Saya mampu menjadi “Yang terbaik”  diantara orang kota yang memiliki informasi yang full dalam setiap masalah. Dengan predikat kelulusan cum laude dan pengalaman kerja se-masa kuliah, saya langsung diterima kerja pada lamaran kerja pertama saya.

Good job for “Sang Kreatif” yang telah menciptakan banyak pemuda tangguh yang mampu berkompetisi di Dunia International. And the last I said thank you for U “My Good Teacher”. Be great taecher Mr. Raden Supardan, S.Pd., M.Si.