Jalanan Pun Ikut Sepi

1 Agustus 2011 bertepatan dengan tanggal 1 Ramadhan 1432 H, Masyarakat muslim menjalankan kewajibannya sebagai Hamba Allah yang beriman yaitu melaksanakan Puasa selama 1 Bulan penuh.

Dihari pertama ini, kebetulan saya mendapatkan Libur Kerja dari Kantor saya. Dan seperti biasa tidak ada yang berbeda dikala saya libur, diam di Kontrakan, Shalat,  Tidur, Posting, Mengerjakan Tugas  dan  Makan (kalau hari biasa). dan kebetulan sekarang bertapatan dengan hari pertama Bulan Ramadhan 1432 H, dan aktifitas saya pun tak jauh beda.

Setelah Selesai makan Sahur, saya tengah bertengger di depan laptop dengan jaringan Modem Unlimited yang sudah Over Qoute. Untung masih ada Unlimited 2 bulan lagi, walaupun lemot tetep bisa di pakebuat posting🙂. Sedang asyik update di facebook tiba-tiba rekan kostan mengetuk pintu dan ngajak pergi ke mushola. Dan tanpa pikir panjang saya turut dengannya. Maklum lah Bulan Ramadhan setelah sampai di mushola shalat subuh ini lebih banyak dari shalat isya kemarin sebelum ramadhan. Ini perkembangan bagus, setelah selesai shalat saya lekas pulang dan kembali pada posisi sebelumnya. yaitu bertengger di depan laptop yang menderung, nguung…nguung… layaknya sebuah mesin penyedot debu.

Saya ngantuk, dan akhirnya saya merebahkan diri di atas kasur balon saya dan tak terasa sudah jam setengah 9. Untung nya ini hari libur khusus awal ramadhan. saya bukanlah PNS ataupun wiraswasta yang bisa libur kapan saja, tapi saya hanya seorang buruh dari sebuah kotraktor kecil.

Belum juga mandi saya sudah langsung di depan laptop, akhh,,, mungkin sudah ketagihan online kali ya, hingga tak terasa waktu menunjukan pukul 12.00 dan ini saatnya untuk mandi dan shalat dzuhur. Dan sesuai rencana awal saya akan pergi ke ATM periksa kiriman dari admin kantor dan langsung mengirimkannya lagi buat nutup lobang. Maklum terlalu Romanisme “Gali Lubang tutup Lubang, Punya Uang Bayar Utang”🙂.

Ceritanya disini nih, ternyata jam segini yang biasanya jalanan BSD ramai dipadati kendaraan lalu-lalang, namun kali ini lenngan, mungkin kah ini karena hari pertama puasa? jadi dampaknya jalanan lengang, warung pada tutup dan saya pun susah mencari Pulsa.🙂

Mungkin ini hanyalah cerita sederhana yang saya sampaikan secara santai. Namun, kita dapat mengambil hikmahnya, bahwasannya puasa itu bukan lah menahan diri dari segala aktifitas. tapi menahan diri dari segala hal yang mengandung nafsu. Dimana ketika kita menjalankan puasa, kita harus bisa menahan emosi diri kita yang kadang tidak terkendali. Dapat kita bayangkan ketika setiap tahun tidak ada bulan ramadhan, mungkin Masjid atau mushola tidak ada yang ngisi, dan tidak ada pusat pengendalian manusia setiap tahunnya dimana emosi akan semakin merajalela yang menyebabkan jatuhnya korban perasaan…hehehehe kaya apa aja “korban perasaan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s