Mall Of Serang, Kemajuan atau Sebuah Musibah

Pembangunan di Ibu Kota Provinsi Banten ini semakin lama semakin meningkat, Berawal dari pembangunan kawasan pemerintahan yang dapat dikatakan megah membuat saya Bangga sebagai warga Banten.

Sebagai Urbanist awam, saya belum mampu berkomentar tentang penataan Pusat pemerintahan yang hingga sekarang belum mencapai kata “Finish”. Saya melihat pembangunan masih dilakukan di beberapa titik, termasuk pembangunan infrastruktur jalan di sekitarnya yang telah mengalami kerusakan. Dan nampaknya program pembangunan ini akan terus berlangsung hingga beberapa tahun kedepan. Entah sampai kapan, saya tidak dapat memastikan berapa lama program pembangunan itu selesai.

Tapi, saya tidak akan melirik hal itu, karena terlalu kompleks dan ribet kalau saya sebagai orang awam memberikan komentar pada sebuah mega project itu. Dan kali ini saya mencoba untuk menelaah sistem penataan kota yang terjadi di daerah Pintu Tol Serang Timur.

Serang Timur merupakan pintu Tol teramai di kota Serang, mengingat beberapa kilometer dari sana terdapat terminal Utama Provinsi Banten, yaitu terminal Pakupatan dan kampus besar yang terkenal di Banten, yaitu Universitas Sultan Ageung Tirtayasa (UNTIRTA). Pada waktu  tertentu, Pintu tol ini kerap kali mengalami antrean kendaraan yang diakibatkan pintu tol yang hanya 2 gardu untuk masing masing jalur.

Beberapa tahun lalu, tepat di depan pintu Tol Serang Timur itu dibangun Rumah Sakit Sari Asih dengan konsep bangunan modern yang indah dan berskala nasional. Pembanguna rumah sakit ini sangat membantu sekali bagi masyarakat setempat. Paling tidak, kita tidak lagi harus dikirim ke luar provinsi ranuntuk melakukan operasi. hehe

Dan baru-baru ini, di depan Rumah Sakit tersebut dibangun satu pusat perbelanjaan Modern yaitu Mall of  Serang, pembangunannya pun hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 tahun. saya kurang tahu pasti hal itu.Mall of Serang menjadi salah satu pusat keramaian Baru di Kota Serang, yang semakin lama semakin menjadi Ibu Kota Provinsi yang ramai, baik oleh aktivitas sosialnya hingga aktivitas bisnisnya.

Setelah saya memperhatikan sistem sirkulasi di depan pintu Tol itu dari semenjak saya kuliah di Bandung, hingga sekarang. peningkatan volume kendaraan yang keluar masuk Tol tersebut semakin bertambah. Peningkatan tersebut tak luput dari peran serta perkembangan tingkat ekonomi kota yang semakin lama semakin meningkat.

Terlebih lagi pembangunan Mall baru di depan Rumah Sakit tersebut menurut saya akan memberikan kontribusi yang sangat tinggi akan peningkatan volume kendaraan di daerah sekitar jalan Raya Jakarta, Jalan Serang Timur dan Jalan Jendral Sudirman. Kendaraan yang melewati jalan tersebut akan semakin ramai dan tersendat mengingat daerah tersebut merupakan jalan utama  bagi angkutan antar provinsi dari dalam dan luar kota. Selain itu, tingkah laku Sopir angkot yang sembarangan berhenti untuk menaikan dan menurunkan penumpang di pinggir jalan akan menambah panjang daftar “pelaku” kemacetan di jalan tersebut.

Mari kita Bayangkan beberapa tahun kedepan, daerah tersebut menjadi pusat keramaian kota Serang. dengan fasilitas Kesehatan, Perbelanjaan, Pendidikan, dan Transportasi umum yang ditambah dengan perempatan antara gerbang Tol Serang Timur, Jalan Raya Jakarta, Jalan Serang Timur dan Jalan Armada. di titik itu akan terjadi kelumpuhan sirkulasi meskipun disana sudah dilakukan sistem satu arah.

Entah apa yang sedang di pikirkan pemerintah setempat atau dalam hal ini pihak Tata Kota terkait mengenai hal ini, Apakah mereka tidak memikirkan antrean kendaraan yang akan terjadi di Gerbang tol tersebut dalam beberapa tahun kedepan? atau mungkinkah mereka akan memindahkan Gerbang Tol Serang Timur. Wallahualam saya belum begitu paham tentang tata kota di Serang. Meskipun saya masyarakat  Asli Banten.

Mungkin saya harus mempelajari lagi Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Serang. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kelangsungan sistem tata kota Serang.

2 thoughts on “Mall Of Serang, Kemajuan atau Sebuah Musibah

  1. kemajuan sekaligus musibah (tidak),
    SDM yg meningkat tentunya menambah kebutuhan2 ruang untuk melengkapinya. jika ditata dgn baik yaa mungkin tidak akan ada kata musibah.

  2. Terimakasih atas kunjungannya

    Ya, Dari Postingan saya tadi, Musibah terjadi karena penataan yang tidak baik, dengan menempatkan Mall tepat di depan Pintu Tol. Ini yang menurut saya akan menyebabkan kemacetan panjang.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s